Well, well, well, :)Awalnya gue udah menulis post ini dengan format yang berbeda dan masih dalam bentuk draft buat blog gw yang lama.Tapi, karena mood gue berkata lain, alhasil gue membuat blog baru dan post dengan model yang baru hehe.Selain itu, gue juga udah berjanji kepada 'seseorang' untuk menunjukan kepada dia hasil tulisan gue ini (yang dia ga tau kalo dalam beberbentuk postingan di blog hahaha) :D.So, gue harus nulis ini secara singkat, padat, jelas, dan berkesan.
So, here we goes..Setiap orang pasti pernah ngerasa perasaan yang namanya cinta / sayang, bukan begitu?Tapi pernakah lo berfikir alasan kenapa lo bisa sayang sama seseorang?Bisakah lo menjawabnya?Kalo gue, terus terang, enggak.Gue pernah bertanya kepada diri gue sendiri: Kenapa gue bisa sayang sama dia? (baca: my boyfie ;D).
Tapi jujur aja ampe sekarang gue belum nemu jawaban yang tepat.Dia baik, lucu, perhatian, konyol, ramah, peka, dll.Tapi kalo hanya sebatas itu alasan gue sayang ama dia, bukankah agak aneh?Temen-temen gue yang lain banyak kok yang kayak gitu, tapi kenapa gue biasa-biasa aja perasaannya ama mereka?Ada sesuatu yang kayaknya beda aja gitu kalo sama dia.Dia pernah nanya hal ini ke gue, dan gue jawab: 'nggak tau. bukannya ga perlu alasan?'Dan setelah gue melihat sebuah quote yang menyatakan: cinta itu ga butuh alasan, karena ketika alasan itu hilang, maka cinta akan hilang pula. Gue langsung ngasih tau itu ke dia (biar nambah argumen gitu hahaha).
Tapi satu hal yang gue tau dengan pasti, gue nyaman kalo lagi di deket dia.Dan emang itu yang gue cari dari seseorang.Seseorang yang bisa bikin gue nyaman, bukan cuma dengan diri orang itu, tapi dengan diri gue sendiri juga.Dan kadang gue bersyukur punya pacar yang juga adalah sahabat gue.Istilahnya 'dia udah lebih kenal gue apa adanya'.Tapi kalo 'nyaman' dijadikan alasan kenapa gue sayang ama dia, bukannya masih kurang tepat ya?Hahaha jadi bingung sendiri deh gue.
Sekarang pertanyaan tambahannya, kenapa harus dia?Ini juga gue ga bisa jawab -___-'Yang gue tau, ketika gue ngeliat dia, gue tau kalo dia 'orangnya' (bahasa inggrisnya: he's the one lah hahaha) and it just feels right.Itu seperti perasaan yang lo tau lo rasain, tapi lo ga bisa deskripsiin dengan kata-kata atau lo jabarin dengan rumus-rumus atau formula matematika (mentang-mentang anak MIPA gitu ceritanya hahaha).Dan kadang lo ragu dan berpikir apakah perasaan itu real atau hanya sekilas aja?Tapi kalo gue, saat ini dengan yakin bilang kalo perasaan ini real.Dulu pun gue selalu mengakhiri sms gue ke dia dengan 'always have, always will' (yang kayak di film made of honor itu hehe).Tapi sekarang udah nggak, karena gue ga mau nanti kalo akhirnya ga seperti yang gue bilang itu.Gue cuma bisa berharap 'it will be that way' ('that' disini artinya 'always have always will').Jadi ini hanya sebuah harapan.
Dan entah dia berfikir yang sama atau nggak ama gue, i want a love that will last, and i hope that this is the love that will last :) (bukan 'a relationship' that will last lhoooo hihihi).
So, ada yang bisa bantu gue untuk menjawab pertanyaan di atas?
Leave your comment, people, and i'll really appreciate it :)
Lots of Love,SH.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

Post a Comment